Aqiqah : Definisi dan Pendapat Para Ulama Seputar Pelaksanaan Aqiqah

Aqiqah : Definisi dan Pendapat Para Ulama Seputar Pelaksanaan Aqiqah – Hi sahabat semua, ingin melaksanakan aqiqah? Yuk baca ilmu seputar aqiqah agar aqiqah anda lebih bermanfaat. Nah, pada kali ini mimin mau membahas seputar aqiqah ya. Mimin akan mulai pembahasan aqiqah di artikel bawah ini dengan urutan berikut:

  • Definisi atau Pengertian Aqiqah
  • Pendapat Ulama tentang Hukum Aqiqah
  • Hikmah Syariat Aqiqah

Jangan lupa membacanya sampai habis ya, lalu baru laksanakan aqiqah anda. Oh ya, mimin ingin kasih tau, kalau artikel ini disadurkan dari kitab tarbiyatul awlad fil Islam , karya DR. Abdullah Nashih Ulwan. Ok langsung aja ya.

Definisi atau Pengertian Aqiqah

Definisi atau Pengertian Aqiqah
youtube.com

Mungkin sebagaian dari sahabat ada yang bertanya apa itu aqiqah? dan aqiqah secara bahasa itu apa ? dan pertanyaan lainnya yang terfikirkan. Nah kali ini mimin langsung aja deh tuliskan di bawah ini.

Aqiqah secara bahasa adalah memutus. Contoh penggunaan kata aqiqah dalam bahasa adalah : Seorang anak telah mengaqiqahi kedua orang tuanya. Arti aqiqah dalam misal tersebut adalah anak tersebut telah durhakan seperti ungkapan uququl walidain yaitu memutus (durhaka) kepada kedua orang tua. Kata aqiqah dan uquq masih satu asal kata.

Adapun secara istilah dalam Islam, aqiqah mempunyai arti seperti berikut : menyembelih kambing karena kelahiran bayi,  dengan jumlah kambing yang sudah ditentukan, pada hari ke tujuh dari kelahirannya.  

Jadi ketika sahabat membahas bab fiqih kategori aqiqah maka yang dimaksud adalah secara istilah. Dan pada kali ini, aqiqah yang kita bahas adalah secara istilah ya. 

Oke kita lanjut dulu ya…

Pendapat Pendapat Ulama tentang Hukum Aqiqah

Pendapat Ulama tentang Hukum Aqiqah
dalamislam.com

Untuk pembahasan tentang pendapat ulang tentang hukum aqiqah disini ada 3 pendapat. Tiga pendapat ini diutarakan oleh fuqoha (para ahli fiqih). Tentunya mereka berbeda pendapat semua berlandaskan dalil. Tapi jangan bingung ya. Yang jelasnya Rasulullah melakukan aqiqah untuk kedua cucunya, alangkah baiknya usahakan untuk melakukan aqiqah anda ya. Begini pendapat fuqoah tentang aqiqah

  1. Aqiqah Hukumnya Sunnah. Yang mengutarakan pendapat bahwa aqiqah itu sunnah hukumnya adalah Imam Malik, Imam Syafi`i dan pengikutnya, Penduduk Madinah, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur, dan masih banyak dari fuqoha dan ulama. Mereka berhujjah dengan banyak dalil. Dan pendapat ini yang dipilih oleh mimin ya dan banyak ulama Indonesia yang berpendapat seperti ini.

    Ulama salaf diatas ternyata juga membantah yang mangatakan wajib aqiqah. Berikut ini salah satu alasan para ulama salaf tersebut: Rasulullah mengaitkan persoalan aqiqah ini dengan kecintaan pelakunya, sebagaimana hadits Rasulullah yang artinya:

“Barangsiapa yang dianugerahi anak kemudian ia sendang untuk menyembelih maka lakukanlah”. Ini menunjukkan sunnah bukan wajib. Dan hadits yang menunjukkan perbuatan nabi yang ada juga menunjukkan kesunnahan.

  1. Aqiqah Hukumnya wajib. Yang berpendapat aqiqah wajib hukumnya adalah Imam Al Hasan Al Basri dan Imam Al Laits . Beliau berhujjah dengan hadits buraidah yang artinya: “ Kelak manusia pada hari kiamat kelak akan ditampakkan kepada aqiqahnya sebagaimana ditampakkan kepadanya Ibadah shalatnya” Selain itu mereka mengatakan bahwa anak akan tertahan dari memintakan syafaat untuk kedua orang tuanya sampai ia diaqiqahi.
  1. Menolak Aqiqah . Di dalam kitab tarbiayatul awlad belum dinyatakan siapa mereka yang mengatakan pendapat ini. Namun disebutkan dalil yang mereka gunakan. Mereka berlandaskan dalil hadits riwayat Al Baihaqi dari Amru bin Syuaib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah bersabda yang artinya : “ Aku tidak menyukai aqiqah aqiqah itu”. Namun dulu mimin pernah belajar bahwa riwayat dari Amru bin Syuaib dari bapaknya dari kakenya itu dhaif . 

Pada akhir pembahasan tentang pendapat ulama tentang aqiqah, DR. Abdullah Nashih Ulwan, meringkas bahwa pendapat tentang wajibnya aqiqah dan yang menolak aqiqah itu dibantah dengan berbagai macam dalil dan keterangan. Kesimpulan yang tepat adalah hukumnya Sunnah sebagaimana menurut jumhur Ulama.  

Jadi hendaknya mengusahakan untuk aqiqah, namun jika tidak mampu maka tidak mengapa. 

Hikmah Syariat Aqiqah Dalam Islam

Hikmah Syariat Aqiqah Dalam Islam
idntimes.com

Hi sahabat semua jangan lupa melaksanakan aqiqah anda ya. Ketika melaksanakan aqiqah itu mempunyai faedah dan hikmah yang luar biasa. Diantaranya sebagai berikut : 

  1. Aqiqah itu merupakan wujud pengorbanan yang dapat mendekatkan anak kepada Allah pada pertama kali anak yang terlahir menghirup udara di dunia ini.
  2. Aqiqah itu juga merupakan tebusan untuk anak dari segala musibah dan kecelakaan.
  3. Aqiqah juga merupakan tebusan agar bisa memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya pada hari kiamat kelak.
  4. Ketika seseorang mekakukan aqiqah, mereka akan menampkkan kegembiraannya melaksanakan syariat Islam.
  5. Dengan melaksanakan aqiqah seseorang secara tidak langsung mereka menguatkan jalinan cinta dan sosial kepada masyarakat.

Nah itulah yang hal pembahasan seputar aqiqah yang bisa mimin tuliskan. Jangan lupa terus diingat dan dilaksanakan ya. Semoga aqiqah anda selalu berkah dan diterima oleh Allah.

Referesnsi Utama : Kitab tarbiyatul awlad fil Islam , karya DR. Abdullah Nashih Ulwan .

Leave a Reply