celana jeans bahan denim

Suka Menggunakan Jeans? Ini Informasi Tentang Bahan Denim

Jeans merupakan salah satu produk yang terbuat dari bahan denim yang hadir dengan berbagai ketebalan dan pilihan warna. Denim merupakan salah satu jenis kain yang sudah populer dari semenjak dulu dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan, gender, dan juga tidak terbatas usia tertentu.

Mengenal Bahan Denim

tas bahan denim
fimela

Kain denim merupakan salah satu kain yang dibuat untuk bahan dasar pakaian semenjak tahun 80-an silam dan masih eksis sampai dengan sekarang. Sepintas kita sudah menanamkan kesamaan persepsi bahwa denim dan jeans adalah dua hal yang sama, namun ternyata dua istilah ini adalah beda bahan.

Denim secara sederhana adalah kain yang ditenun dengan serat kain katun yang identik dengan warna biru atau jenis pakan. Sementara jika denim dilihat dari segi jenis fungsi maka warna yang akan dihasilkan ialah warna putih. Ini kenapa bagian luar jeans berwarna biru dan dalamnya berwarna putih.

Denim terbuat dari sebuah kain yang dinamakan sebagai twill weave atau jenis kain tenun silang kepar. Jenis kain tenun silang kepar ini yang kemudian secara visual kita lihat sebagai bentuk diagonal dan secara tidak sadar menjadi ciri khas dari kain denim. Denim pertama kali dikembangkan di Amerika.

Mulanya denim hanya digunakan oleh orang-orang yang bekerja di pertambangan. Seiring berjalannya waktu, kini denim bahkan tidak hanya digunakan sebagai salah satu bahan pakaian. Denim juga bisa kita temukan sebagai bahan dasar pembuatan tas, kemeja, dan juga bahkan sepatu untuk kit kenakan.

Kain denim baru benar-benar disebut sebagai denim asli jika 100% bahan yang menjadi komposisinya adalah katun. Sekarang di pasaran sudah banyak denim yang dicampur dengan komposisi spandex sehingga denim menjadi lebih elastis. Denim digemari karena kainnya lebih tebal dan juga tahan lama.

Olahan dari Bahan Denim

dompet bahan denim
fimela

Olahan atau produk yang dihasilkan dari kain denim sudah banyak bisa kita temui di pasaran. Diantaranya yang paling umum dan sering kita temui adalah:

1. Celana Jeans

Olahan denim menjadi celana jeans adalah olahan atau produk kain denim yang paling sering kita temui. Bahkan kita kerap sulit membedakan antara penyebutan jeans dengan denim karena celana ini. Ada yang mesti diperhatikan ketika menyebut jeans dengan denim sebab keduanya memiliki perbedaan.

Kalau bicara tentang jeans maka otomatis kita bicara tentang produk atau barang yang sudah jadi dan siap pakai. Lain hal kalau kita bicara tentang denim, maka sebenarnya yang kita bicarakan adalah jenis kainnya, bukan produk jadinya. Jadi, jeans adalah denim sementara denim belum tentu adalah jeans.

2. Rompi

Kedua, produk yang dihasilkan dari kain denim adalah rompi yang biasanya mengusung warna-warna gelap, seperti hitam, variasi warna biru, abu-abu, dan coklat. Denim yang diproduksi menjadi rompi biasanya digemari oleh para pencinta motor gede sebagai identitas kelompok mereka di masyarakat.

3. Jas

Ketiga, produk yang tidak kalah menarik dihasilkan dari bahan denim adalah jas. Kalau biasanya kita memandang jas sebagai pakaian yang formal dan berwarna hitam saja, tidak demikian dengan adanya perkembangan zaman. Denim bisa menjadi bahan dasar jas dengan desain formal dan informal juga.

4. Sepatu

Terakhir, produk yang tidak kalah menarik dihasilkan dari kain denim adalah sepatu santai yang cocok untuk digunakan selama sehari-hari. Keseluruhan bahan tentu saja tidak sepenuhnya terbuat dari denim, namun garis besarnya denim menjadi bahan utama pembuatan sepatu bergaya casual santai.

Masih banyak lagi contoh produk lainnya selain keempat produk yang sudah disebutkan di atas.

Karakteristik Bahan Denim

jaket denim
rimma

Bahan denim merupakan salah satu bahan pakaian yang digemari banyak orang. Bahan ini memiliki ragam karakteristik, seperti kainnya tebal sehingga tidak aneh kalau mengenakan denim cocok pada saat cuaca dingin.

Orang yang kurus juga akan sangat terbantu dengan cuaca hangat dari kain denim ini.

Pada pertama kali diperkenalkan, denim sebenarnya hanya hadir dengan satu warna, yakni warna indigo. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, denim mulai hadir dengan berbagai macam warna, seperti hitam, putih, abu-abu, coklat, dan juga berbagai variasi warna biru.

Denim makin ke sini makin banyak dikembangkan menjadi berbagai jenis fashion, seperti kemeja, topi, tas, dan juga sepatu. Di samping itu masih banyak produk lainnya yang terbuat dari bahan dasar denim.

Karakteristik denim yang tahan lama menjadi salah satu alasan kenapa banyak fashion dari kain denim.

Jenis Bahan Denim

bahan denim rollan
cermati

Denim secara spesifiknya memiliki beragam jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda, seperti untuk jenis stretch menghadirkan ciri-ciri bahan yang lebih elastis/ lentur. Berikut macam-macamnya:

  1. Dry Denim
  2. Pre Wasted
  3. Ramie Denim
  4. Stretch Denim
  5. Poly Denim
  6. Waxed Denim.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Denim

kekurangan bahan denim
cermati

Sebagai salah satu bahan dasar pembuatan pakaian dan fashion lainnya, denim memiliki serangkaian kelebihan, diantaranya terangkum dalam beberapa poin pembahasan di bawah ini:

1. Kuat dan Tahan Lama

Alasan utama kenapa banyak orang hobi menggunakan pakaian yang terbuat dari kain denim adalah kekuatannya yang tidak terbantahkan. Denim merupakan bahan pakaian yang awet atau tahan lama. Denim memiliki karakteristik bahan yang relatif tebal sehingga cocok dikenakan di dalam cuaca dingin.

2. Nyaman

Yang tidak bisa dielakkan dari pemakaian kain dasar denim sebagai pakaian adalah kesan nyaman dari bahan satu ini. Tidak heran kalau nyaris semua kalangan pasti memiliki atau pernah memakai denim.

3. Elegan

Dengan sesederhana menggunakan denim saja, kesan elegan sudah akan melekat kepada setiap orang. Kesan elegan yang dihasilkan dari pemakaian denim akan membantu meningkatkan kepercayaan diri setiap pemakainya. Untuk perempuan, misalnya tinggal menambahkan aksesoris yang anggun saja.

Di samping serangkaian kelebihan di atas, kita juga masih bisa menemukan berbagai kekurangan yang melekat pada bahan denim. Ada beberapa kekurangan yang wajib untuk diketahui, diantaranya:

4. Banyak yang Palsu

Sayangnya salah satu hal yang menjadi kekurangan dari produk berbahan dasar denim adalah tidak sedikit produk palsu. Saking menariknya penggunaan kain denim untuk pakaian sampai-sampai produsen curang di pasaran juga rela membuat produksi kain denim palsu untuk diperjualbelikan.

5. Monoton

Kalau bicara model, memang kain ini terbilang monoton sebab bentuknya nyaris semua seperti itu. Apalagi kalau dari segi warna, yang dihasilkan adalah warna-warna itu-itu saja, hitam, coklat, biru, kadang putih. Meskipun monoton, namun denim masih menjadi salah satu bahan favorit untuk pakaian.

Kain denim sampai sekarang terbukti menjadi salah satu bahan yang digunakan tidak hanya untuk bahan baku pakaian, namun juga untuk fashion lainnya. Kita pasti sepakat bahwa bukan hanya denim yang dijadikan sebagai bahan baku pakaian.

Ada juga bahan lainnya, seperti bahan suede, bahan linen, dan bahan taslan. Semua bahan akan memberikan kelebihan dan karakteristiknya tersendiri dalam fashion.

Leave a Reply