Peluang Bisnis Budidaya Kencur yang Sangat Menguntungkan

Budidaya kencur –  Banyak sekali orang yang ingin berwirausaha namun bingung harus mulai darimana. Segala modal sudah disiapkan seperti finansial dan tenaga.

Namun, ada satu modal yang sangat penting sebelum memulai usaha yaitu ide. Jika hanya bermodal finansial dan tenaga saja maka usaha yang akan anda tempuh tidak akan berjalan.

Ide dalam menentukan suatu usaha sangat berpengaruh pada bisnis kita kedepannya.

Maka dari itu, sebelum memulai suatu usaha pikirkan dengan matang bisnis yang akan anda jalankan.

Nah, artikel ini memberikan sebuah solusi untuk anda yang ingin memulai usaha tetapi belum memiliki modal berupa ide.

Apa solusinya? simaklah ulasan berikut.

Cobalah untuk memulai usaha budidaya kencur. Mengapa? karena pada saat ini nilai komersial perdagangan rempah salah satunya adalah kencur sangat menjulang tinggi.

Momen tersebut yang dapat menjawab kebingungan anda dalam menentukan suatu usaha.

Selain budidaya kencur, ada sebuah solusi usaha yang dapat anda coba yaitu budidaya jahe. Bagaimana langkah-langkahnya? silahkan baca di sini.

Cara Budidaya Kencur yang Baik dan Benar

Sebelum memulai usaha ini, anda harus mengetahui bagaimana cara menanam kencur yang baik dan benar. Berikut langkah-langkahnya:

1. Persiapan Tempat

Hal pertama yang harus anda lakukan pada cara budidaya kencur ini adalah mempersiapkan lahannya terlebih dahulu.

Anda dapat mempersiapkan tempat berupa lahan kebun yang luas, polybag, pot dan lain sebagainya. Tergantung pada jumlah bibit yang akan anda budidayakan.

Jika ingin mendapatkan hasil yang banyak, ada baiknya untuk melakukan penanaman di lahan yang luas. Karena budidaya kencur di lahan yang luas akan memudahkan anda dalam memperoleh hasil yang melimpah saat panen nanti.

Yang terpenting pada saat mempersiapkan tempat budidaya adalah memastikan lahan yang akan ditanami bebas dari gulma dan bebatuan.

Hal tersebut akan memudahkan anda saat pengolahan tanah nanti.

2. Pemilihan Bibit

Dalam teknik budidaya kencur, pemilihan bibit sangat penting karena akan menentukan kesuburan tanaman kedepannya. Berikut cara memilih bibit unggul yang berkualitas:

  • Pilihlah bibit dari rimpang kencur yang telah berumur 10 bulan dan memiliki 2 tunas.
  • Taruhlah bibit di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung selama kurang lebih 3 hari

3. Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah pada teknik budidaya kencur dilakukan setelah lahan bersih dari gulma dan puing-puing lainnya.

Gunakanlah alat berupa garpu tanah dan cangkul dalam mengolah tanah untuk budidaya kencur. Kemudian, tanah tersebut dicangkul dengan kedalaman 30 cm sembar dicampur dengan pupuk kandang.

Buatlah bedengan agar air yang mengalir dapat terkontrol dengan tinggi 40 cm x lebar 30 cm dan panjang menyesuaikan luas lahan yang akan ditanami.

Berilah jarak perbedeng sekitar 50 cm sampai 1 meter.

Jika ingin menggunakan polybag, siapkanlah yang berukuran besar. Kemudian, isi polybag tersebut dengan tanah dan campuran kompos atau pupuk kandang dengan skala perbandingan 4:1. Apabila tanahnya 4 ember maka komposnya sebanyak 1 ember saja.

Setelah diisi dengan media tanam tersebut, simpanlah polybag di tempat yang teduh. Diamkan selama 3 hari, agar tanah yang akan ditanami stabil.

4. Teknik Penanaman

Setelah dilakukannya langkah no 3, selanjutnya adalah bagaimana teknik penanaman bibit kencur yang sudah disiapkan tadi.

Pada teknik menanam kencur ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya:

  • Buatlah jarak pemisah antar tanaman sekitar 80 cm x 40 cm.
  • Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 5-7 cm.
  • Dalam 1 lubang sebaiknya ditanami 2 bibit, hal ini berguna untuk proses penyulaman ketika 1 bibit tidak tumbuh.
  • Hadapkan bibit ke arah sinar matahari.
  • Dalam teknik penanaman ini, posisikan bibit dengan benar karena apabila terjadi kesalahan pada menempatan bibit maka akan mengakibatkan proses pertumbuhan terhambat.

5. Perawatan

Perawatan tanaman pada teknik budidaya kencur ini sangat diperlukan karena tanaman tidak akan tumbuh dengan sempurna kalau hanya ditanam saja lalu tidak dirawat.

Ada beberapa teknik dalam merawat tanaman kencur yang harus anda lakukan. Sebagai berikut:

1. Penyiangan

Apa itu penyiangan? penyiangan adalah upaya yang dilakukan oleh mayoritas para petani dalam membersihkan bedengan atau lahan dari gulma yang menghalangi tanaman.

Sederhananya penyiangan dapat diartikan sebagai teknik pembersihan gulma.

Teknik penyiangan dilakukan guna menghasilkan tanaman yang tumbuh subur dan berkualitas. Gulma yang tumbuh akan menghalangi sinar matahari dan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Lakukan teknik perawatan yang satu ini pada minggu ke 2-4 setelah proses penanaman. Atau tergantung dengan banyak gulma yang tumbuh.

Anda juga dapat melakukannya dengan rutin setiap pagi dan sore. Ada baiknya untuk teknik penyiangan dilakukan dengan cara dicabut.

Apabila hendak menggunakan alat seperti cangkul, perhatikan posisi batang inti tanaman agar tidak terkena cangkul.

2. Pemupukan Ulang

Pemupukan ulang dilakukan sebanyak 2 kali dalam teknik perawatan tanaman kencur. Pemupukan yang pertama sebaiknya dilakukan setelah tanaman berumur 4 minggu atau setelah terlihat daun kencur tumbuh sempurna dengan menggunakan pupuk organik padat ataupun cair.

Pemupukan kedua dilakukan setelah tanaman berumur 3 bulan dengan pupuk dan perbandingan yang sama.

3. Penanggulan penyakit dan hama

Setiap tanaman pasti mengalami terjangkit penyakit atau hama. Untuk meminimalisir dan mencegah itu semua, solusi terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menyemprotkan pada batang dan daun pestisida nabati yang terbuat dari bahan-bahan alami.

Anda bisa membuatnya dari campuran daun kenikir, daun pepaya, daun mimba dan putih telur atau daging lidah buaya.

6. Panen.

Tahap terakhir pada budidaya kencur ini adalah proses pemanenan. Yang mana proses ini sangat ditunggu-tunggu setelah melewati masa-masa sulit dalam menanam kencur.

Tanda-tanda tanaman kencur siap dipanen adalah dengan cara memperhatikan daun kencur yang sudah mulai mengering.

Hal tersebut dapat terlihat pada tanaman berusia 9-12 bulan.

Cara yang tepat dalam proses pemanenan adalah menggunakan alat garpu tanah untuk mengambil buah kencur yang ada di dalam tanah dengan membongkar tanah yang menutupinya.

Lakukan secara perlahan agar tidak merusak batang dan buahnya.

Nontonlah video di bawah ini.

Sekian yang dapat kami sampaikan.

Leave a Reply