ciri-ciri cacing tanah

Ciri-Ciri Cacing Tanah yang Sering Kamu Jumpai

Ciri-ciri cacing tanah – Cacing tanah merupakan hewan yang bagi sebagian orang menjijikan. Namun hewan yang satu ini di Indonesia sendiri sudah banyak yang membudidayakannya. Karena nilai harga di pasar akan cacing tanah lumayan tinggi.

Jadi, tidak heran kalau banyak para pengusaha yang mengambil peluang bisnis cacing tanah ini. Di samping itu juga cacing tanah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat karena memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Tapi, apakah sudah tahu? tentang ciri-ciri cacing tanah yang pastinya sering kamu temukan di bumi pertiwi ini. Agar kamu tahu lebih dalam, yuk disimak baik-baik pada artikel kali ini.

Ciri-Ciri Cacing Tanah Secara Umum

Terkait ciri-ciri cacing tanah, yang pertama kamu harus ketahui adalah ciri-ciri cacing tanah secara umum. Tujuannya agar mempermudah kamu dalam menggambarkan dan mengingatnya. Supaya ketika ditanya oleh guru dan akan menghadapi sebuah ujian sekolah tidak lupa.

Secara umum cacing tanah dapat dilihat dari ciri-ciri bagian tubuhnya sebagai berikut:

  1. Mempunyai tekstur tubuh yang lunak karena termasuk kelompok hewan invertebrata atau bisa dikatakan hewan tanpa tulang belakang.
  2. Mempunyai warna merah kecoklatan.
  3. Termasuk hewan melata yang bergerak menggunakan tubuhnya.
  4. Memiliki lendir pada tubuhnya yang berfungsi sebagai pelicin saat bergerak.
  5. Pada tubuhnya juga terdapat seta, sejenis bulu halus yang berfungsi sebagai penguat saat melata di atas permukaan tanah.
  6. Tidak memiliki mata.
  7. Memiliki indera penciuman dan perabaan yang sangat kuat.
  8. Terdapat otot melingkar dan otot memanjang pada sisi tubuhnya.
  9. Cacing tanah menggunakan kulitnya yang lembab sebagai alat pernafasan.
  10. Cara berkembangbiaknya dengan bertelur (ovivar).
  11. Bentuk tubuhnya pipih dengan ekor yang runcing berwarna coklat.
  12. Pergerakan cacing tanah sangat lambat.
  13. Memiliki 2 bagian yaitu bagian depan yang disebut anterior dan bagian belakang, posterior.
  14. Cacing tanah dapat memiliki 2 jenis kelamin yang biasa disebut dengan hewan hermafrodit.

Anatomi Cacing Tanah

anatomi cacing, ciri-ciri cacing tanah

slideplayer.info

Selain ciri-ciri cacing tanah secara umum yang dapat dilihat dari bagian tubuhnya. Cacing tanah juga dapat kita lihat dari anatomi tubuhnya.

Cacing tanah pada umumnya memiliki nama latin lumbricus rubellus yang memiliki anatomi sebagai berikut:

  • Sebagian besar tubuhnya terdiri dari cairan dan segmen-segmen sebanyak 95 segmen.
  • Segmen tersebut dapat menyusut dan meregang sehingga mempermudah cacing tanah dalam bergerak di dalam tanah.
  • Cacing tanah tidak memiliki gigi, kaki, telinga dan mata.
  • Namun cacing tanah memiliki organ perasa yang sangat sensitif terhadap cahaya dan sentuhan (reseptor sel).
  • Mereka juga mempunyai kemoreseptor yang sangat cepat bereaksi terhadap bahan kimia.
  • Organ-organ perasa tersebut terdapat pada bagian depan (anterior).
  • Cacing tanah memiliki lima jantung.
  • Ia memiliki clitellum (tempat kelenjar sel) yang berfungsi membentuk kokon (kepompong).
  • Yang mana kokon tersebut sebagai tempat sel telur.
  • Cacing tanah termasuk dalam kategori hewan berdarah dingin (poikiloterm). Ia tidak bisa menghasilkan suhu panas.
  • Suhu tubuhnya dihasilkan dari suhu lingkungan yang mereka tempati.

Klasifikasi Cacing Tanah

Adapun klasifikasi cacing tanah secara singkat sebagai berikut:

KelasClitellata
Sub KelasOligochaeta
FilumAnnelida
OrdoHaplotaxida
FamiliLumbricidae
GenusLumbricus
KingdomAnimalia

Habibat Cacing Tanah

Di dunia ini ada sekitar 2700 spesies cacing tanah, tentunya setiap spesies memiliki habitatnya masing-masing.

Pada umumnya cacing tanah berhabitat di tempat-tempat yang cenderung lembab seperti yang sudah kita ketahui. Ada yang tinggal di balik kayu basah yang sudah lapuk dan ada juga yang tinggal di dalam tanah.

Yang mana habibat cacing tanah sangat mempengaruhi perilakunya. Seperti 2 tipe cacing tanah berdasarkan perilaku hidupnya, sebagai berikut:

  • Tipe pertama disebut Earthmovers yang habibatnya di dalam tanah. Ia termasuk spesies soliter (penyendiri) dengan membuat terowongan di dalam tanah. Terowongan tersebut akan berisi udara dan oksigen yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Cara bertahan hidup mereka dengan memakan bakteri, fungi dan algae yang terdapat pada tanah. Kemudian spesies ini akan mengeluarkan kotoran yang berfungsi sebagai penyubur tanaman.

  • Yang kedua disebut Composters, sebuah spesies yang berhabibat di bawah tumpukan bahan organik seperti kayu yang lapuk dan lainnya. Spesies ini hidup secara berkelompok dengan makanan berupa fungi, bakteri dan algae yang mereka dapatkan dari bahan organik tersebut lalu mengubahnya menjadi humus.

Manfaat Cacing Tanah

Sangat banyak sekali manfaat cacing tanah bagi kehidupan kita. Sebagaimana yang sudah disebutkan tadi, bahwa cacing tanah dapat menyuburkan tanaman dan dapat menguraikan tanah menjadi humus yang sangat subur.

Namun, manfaat cacing tanah tidak hanya menguntungkan bagi tanaman. Mereka juga mempunyai manfaat lainnya yang bisa kamu lihat selengkapnya pada artikel ini.

Hanya ini yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk teman-teman sekalian.

Leave a Reply